Berita

Bantuan untuk Eijkman dalam meneliti vaksin Merah Putih/Ist

Kesehatan

Riset Vaksin Merah Putih Eijkman Dapat Perhatian Pihak Swasta

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 01:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Para peneliti di Eijkman Institute for Molecular Biology yang sedang melakukan riset vaksin Merah Putih untuk Covid-19 mendapat dukungan dari pihak swasta, yakni PT Infiniti Bioanalitika Solusindo.

Distributor alat laboratorium dari Jerman ini memberikan bantuan berupa sejumlah paket yang diperlukan para peneliti Eijkman seperti Ethanol, Gloves, Haircover, Masker N95, Vitamin C, dan Faceshield.

Bantuan diserahkan Direktur Infiniti, Mishbah yang didampingi Area Sales Manager, Senny kepada para peneliti Lembaga Eijkman yang diwakili Leily Trianty dan Hannie D.H. Kartapradja di kantor Eijkman di komplek Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (8/1).


“Kegiatan ini merupan bagian dukungan kita terhadap upaya pemerintah dan seluruh elemen bangsa yang sedang berjuang bersama dalam mengatasi pandemi Covid-19,” kata Mishbah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/1).

Ia menjelaskna, Eijkman merupakan salah satu unjung tombak perang melawan Covid-19 di Indonesia, karena sejak awal pandemi terus berkontribusi melalui hasil riset terkait virus Corona. Bahkan lembaga penelitian biologi molekular itu terlibat melakukan pemeriksaan sampel terduga dan pasien Covid-19.

"Kita tentu perlu terus bergotong royong memberikan dukungan moril dan materil, apalagi berkaitan dengan penelitian vaksin yang memang menjadi penantian masyarakat selama ini, harus kita dukung bersama,” lanjutnya.

Saat penyerahan bantuan, Area Sales Manager, Senny mengatakan, dukungan moral dari semua pihak penting karena periode pandemi Covid-19 cukup panjang dan menguras tenaga dan mental garda terdepan penanganan Covid-19, termasuk para peneliti.

“Angka postif Covid-19 di Indonesia semakin memprihatinkan tiap harinya yang menunjukkan tren terus naik. Sudah hampir menyentuh angka 800 ribu kasus positif, ini sangat memprihatinkan. Kita tentunya sangat berharap vaksinasi segera bisa direalisasikan,” pungkas Senny.


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya