Berita

Ketua Presidium 212 Aminuddin/Net

Nusantara

Presidium 212 Dorong Bareskrim Tuntaskan Rekomendasi Komnas HAM

SABTU, 09 JANUARI 2021 | 12:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Presidium 212 Aminuddin mengapresiasi hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyatakan ada pelanggaran HAM dalam kasus penembakan terhadap empat laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang, Jawa Barat.

"Pertama apresiasi setinggi-tingginya kepada Komnas HAM yang tentu sesuai harapan dan permintaan kami sebelumnya bahwa Komnas HAM jangan main-main dengan masalah pelanggaran HAM ini dan ini harus diusut secara tuntas. Hari ini kita cukup lega," kata Aminuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/1).

Amin mengatakan, ketika Komnas HAM sudah memberikan lampu hijau bahwa peristiwa tersebut merupakan pelanggaran HAM maka bola ditangan Polri dalam hal ini Bareskrim yang sejak awal menangani perkara tewasnya enam laskar FPI.


"Inikan sudah 50 persen lah, tinggal pendalaman. Karena kebetulan yang melakukan (pelanggaran HAM) diduga internal kepolisian. Bareskrim tinggal menyambut apa yang diumumkan oleh Komnas HAM, berkoordinasi dengan Propam untuk menyelidiki secara serius, agar terang benderang siapa yang melanggar HAM di internal kepolisian," harap Amin.

Dengan menuntasan kasus pelanggaran HAM ini, Aminuddin yakin mampu mendongkrak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Kan dalam kasus ini citra kepolisian meredup. Kalau Bareskrim sukses menangani atau membongkar semua aktor dan pelaku yang terlibat di dalamnya saya kira bisa jadi pelipur lara masyarakat," pungkas Aminuddin.

Sebelumnya, menindaklanjuti temuan dan rekomendasi Komnas HAM, Kapolri Jenderal Idham Azis langsung membentuk Tim Khusus (Timsus) yang terdiri dari Bareskrim Polri, Divisi Hukum Polri dan Divisi Propam Polri untuk menyelidiki temuan Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM anggota polisi kepada empat Laskar FPI.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, Timsus akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM secara profesional dan terbuka kepada masyarakat.

"Tentunya Tim Khusus ini akan bekerja maksimal, profesional dan terbuka dalam mengusut oknum anggota polisi terkait kasus itu," ujar Argo.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya