Berita

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menerima suntikan vaksin Covid-19 pada Jumat 8 Januari 2021/Repro

Dunia

Perdana Menteri Lee Hsien Loong Jadi Orang Pertama Di Singapura Yang Disuntik Vaksin

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 13:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menjadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin Covid-19. Lee Hsien Loong, 68 tahun, menerima suntikan dosis pertama vaksin Pfizer dari BioNTech di Rumah Sakit Umum Singapura (SGH).

Suntikan pertama ini juga sekalgus menandai peluncuran resmi vaksinasi untuk petugas kesehatan di Sungapura, Jumat (8/1).

Lee nampak senang menjadi orang pertama untuk membuktikan bahwa vaksin aman dan semua akan baik-baik saja. Dia memposting rekaman video saat disuntik di lengan kanannya.


"Saya mendapat dosis pertama vaksin Covid-19 hari ini, bersama Direktur Pelayanan Medis Profesor Kenneth Mak. Kami mendapat vaksinasi lebih awal untuk menunjukkan kepada orang Singapura bahwa kami yakin bahwa vaksin tersebut aman dan efektif," tulis Lee dalam akun Facebook, Jumat (8/1).

Lee dan Mak dipantau selama 30 menit setelah suntikan, untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu seperti alergi. Sejauh ini, kondisi Lee dan mak baik-baik saja usai mendapat suntikan.

"Senang melaporkan bahwa kami berdua merasa baik-baik saja," tulis Lee.  Dia akan kembali dalam tiga minggu berikutnya untuk mendapatkan dosis kedua.

SGH memperkirakan sekitar 90 karyawannya akan mendapatkan vaksinasi pada hari pertama, seperti dikutip dari CNA, Jumat (8/1).

"Hari ini kami mulai memvaksinasi petugas kesehatan dari institusi perawatan kesehatan publik. Kami bertujuan untuk mulai memvaksinasi lansia mulai Februari, lalu warga Singapura dan penduduk jangka panjang lainnya," ujar Lee.

Lee berharap semua orang bersedia divaksin secara sukarela, terutama karena vaksin disediakan gratis.

"Vaksinasi bersifat sukarela, tetapi saya harap saat giliran Anda tiba, Anda akan melakukannya. Ini akan gratis, itu akan melindungi Anda dan keluarga Anda, dan itu akan membantu menjaga keamanan semua orang," ujar Lee.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya