Berita

Mobile laboratory di Bandara Soekarno Hatta/Ist

Kesehatan

Bandara Soetta Dilengkapi Mobile Laboratory, Tes Covid-19 Lebih Cepat

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 02:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fasilitas testing Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta diperkuat dengan Mobile Laboratory Biosafety Level 2 Varian Bus yang dioperasikan, Rabu (6/1).

Mobile laboratory tersebut merupakan hasil inovasi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang ditempatkan di Airport Health Center Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk beberapa waktu ke depan sebagai bagian dari program Bakti Inovasi Teknologi yang dicanangkan BPPT.

Peresmian Mobile laboratory tersebut dilakukan President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin bersama Kepala BPPT Dr. Hammam Riza, dan Deputi 3 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi di Airport Health Center Terminal 3.


Muhammad Awaluddin mengatakan, kehadiran mobile laboratory ini semakin melengkapi fasilitas tes Covid-19 yang sudah ada sebelumnya di Bandara Soekarno-Hatta.

“Saat ini sudah terdapat 8 titik Airport Health Center di Bandara Soekarno-Hatta sebagai fasilitas tes Covid-19 melalui rapid test antigen dan tes PCR dengan setiap harinya melayani tes bagi 3 ribu sampai dengan 5 ribu calon penumpang pesawat," kata dia dalam keterangan tertulisnya.

Dengan adanya mobile laboratory di Bandara Soekarno-Hatta, jelasnya, maka spesimen dari tes PCR dapat langsung diperiksa dan tidak harus dibawa ke laboratorium yang ada di luar bandara. Dengan demikian, hasil tes dapat diketahui lebih cepat

Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin mengatakan Mobile Laboratory Biosafety Level-2 Varian Bus ini merupakan cikal bakal dari laboratorium permanen untuk testing Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta.

“Salah satu kriteria penanganan Covid-19 di bandara adalah keharusan memiliki fasilitas laboratorium untuk tes. Ini sesuatu yang standar, jangan sampai kita ketinggalan dari bandara-bandara lain di dunia," tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya