Berita

Rakor kebijakan rencana pembelajaran tatap muka di Comand Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi/RMOLJabar

Nusantara

Hasil Rakorda, Kabupaten Bekasi Tunda Belajar Tatap Muka

RABU, 06 JANUARI 2021 | 23:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk menunda rencana pembelajaran tatap muka yang semula dijadwalkan pekan depan.

Hal tersebut berdasarkan keputusan bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta serta Jawa Barat pada rakorda dalam rangka kebijakan rencana pembelajaran tatap muka serta protokol kesehatannya secara vitual di Comand Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rabu (6/1).

"Kita Gugus Tugas Jabodetabekjur serta Dinas Pendidikan sudah berembuk membahas dan menganalisa serta menerima masukan dari Satgas DKI dan Jawa Barat. Setelah itu diputuskan proses pembelajaran tatap muka (PTM) belum bisa dilaksanakan atau ditunda," bebernya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.


Gugus Tugas masing-masing kabupaten atau kota dan provinsi akan menganalisa sampai dua bulan ke depan perkembangan kondisi kasus Covid-19 di Jabodetabekjur.   

"Kita lihat apakah dua bulan ke depan itu naik atau melandai, yang jelas rekomendasi saat ini PTM ditunda dan akan dievaluasi dua bulan kemudian. Sementara Kota Depok sudah memutuskan PTM ditunda sampai Juni,” tambahnya.

Dari hasil rakorda, imbuhnya, pihak Disdik langsung mengadakan rapat dinas untuk sosialisasi pembatalan ke sekolah-sekolah.

"Saya pikir keputusannya sama menunda karena memang sudah merupakan kesepakatan rapat Jabodetabekjur PTM ditunda,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya