Berita

Rekonstruksi bentrok antara polisi dengan laskar FPI/Net

Hukum

Ungkap Kasus KM 50, Komnas HAM Pelototi 8.000 Rekaman CCTV

RABU, 06 JANUARI 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jika tak ada aral melintang, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal mengumumkan hasil investigasi terhadap kasus tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang, Jawa Barat.

Untuk menguatkan hasil investigasinya dan mendapat konstruksi peristiwa tersebut, Komnas HAM bahkan telah memplototi ribuan rekaman CCTV di sekitar TKP

"Kami memeriksa video lebih dari 8.000 video," ujar komisioner Komnas HAM Choirul Anam di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/1).


Anam membeberkan, hampir keseluruhan video yang diperiksa ini terkait dengan bagaimana perjalanan kendaraan anggota Polisi dan lasakr FPI yang terlibat bentrok di lokasi kejadian.

Komnas HAM, sambung Anam, juga sudah melihat video tersebut secara acak di sepanjang alur peristiwa tewasnya pengikut Habib Rizieq. Saat ini Komnas HAM akan terus dalami terkait video tersebut.

"Kita lihat lagi biar rapi dan semoga sesegera mungkin cepat selesai," kata Anam.

Hingga saat ini, Komnas HAM mengaku sudah menemukan beberapa petunjuk yang semakin jelas terlihat dari bukti video yang diperiksa tersebut. "Jadi tinggal memastikan titik video, terus memastikan titik akurasi perjalanan dan beberapa titik peristiwa dan salah satunya dibantu oleh video itu," jelas Anam.

Anam mengatakan, ribuan video tersebut didapatkan oleh Komnas HAM dari berbagai pihak saat pengambilan proses keterangan saksi. Dirinya juga mengatakan sudah lebih dari 10 hari Komnas HAM memeriksa video tersebut.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya