Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polisi Tangkap Pria Yang Kabur Dari Tempat Karantina Di Sydney

RABU, 06 JANUARI 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi New South Wales Australia mendakwa seorang pria yang baru saja kembali dari AS setelah diduga meninggalkan tempat karantina.

Petugas berwenang mengatakan, pria berusia 43 tahun itu tiba di Sydney dari Los Angeles Rabu pekan lalu.

Pria asal Queensland diduga menolak melakukan pengujian Covid-19 dan oleh karena itu dia diminta untuk menyelesaikan 10 hari lagi di karantina hotel dan menantang petugas polisi yang bekerja di Hotel Elizabeth Street.


Petugas kemudian menangkapnya dan menempatkan sejumlah personel keamanan tambahan untuk memastikan pria itu mematuhi perintah karantina. Seluruh permohonan jaminannya juga telah ditolak, menurut jadwal dia akan hadir di persidangan pada Rabu (6/1).

Selain pria tersebut, Kepolisian NSW juga telah menindak sejumlah pelanggaran yang terjadi selama pembatasan Covid-19 di wilayah tersebut.

Pada Selasa (5/1) malam waktu setempat, petugas polisi juga membubarkan pesta rumah di Guildford di barat Sydney.

“Ada sekitar 30 hingga 40 tamu di pesta itu dan pemilik rumah berusia 23 tahun itu didakwa $ 1.000 atas pelanggaran tersebut dan penyelidikan terus berlanjut,” kata polisi, seperti dikutip dari 9News, Rabu (6/1)

Enam orang juga telah didenda karena diduga tidak memakai masker di Greater Sydney. Sebagian besar dari mereka adalah pengguna alat transportasi kereta. Sementara 29 orang lainnya diberi peringatan karena melanggar aturan wajib masker.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya