Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Berencana Kerahkan Aksi Besar 6 Januari Untuk Dukung Trump, Pemimpin Proud Boys Ditangkap Atas Kasus Pengrusakan

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak kepolisian AS dilaporkan telah menangkap Enrique Tarrio, pemimpin Proud Boys, kelompok kekerasan sayap kanan pro-Trump, pada Senin (4/1) waktu setempat di Washington DC.

Tarrio ditangkap atas tuduhan perusakan properti, karena diduga berpartisipasi dalam membakar spanduk Black Lives Matter yang dirobohkan dari sebuah gereja Black bersejarah selama protes pro-Trump di Washington pada 12 Desember, seperti dikutip dari New York Times, Selasa (5/1).

Kelompok Proud Boys memang dikenal sering melakukan kerusuhan dan perkelahian jalanan.


Seorang juru bicara Departemen Kepolisian Metropolitan mengkonfirmasi bahwa Tarrio (36), telah ditangkap atas tuduhan perusakan properti, yang berasal dari insiden pertengahan Desember di pusat kota Washington. Saat penangkapan, ditemukan dua magasin senjata api berkapasitas tinggi yang diduga miliknya. Tarrio kemungkinan juga akan didakwa atas kepemilikan senjata tersebut.

Sebelumnya, Trump mendesak para pendukungnya turun ke Washington untuk mengungkapkan kekecewaan mereka dengan sertifikasi pemilihan untuk Presiden terpilih Joe Biden. Di awal tahun dia telah mempromosikan apa yang dia gambarkan sebagai "Rapat Protes Besar" di Washington.

The Proud Boys adalah pemain kunci dalam protes dan pawai pada pertengahan Desember yang memberi jalan pada bentrokan kekerasan antara pendukung Trump, pengunjuk rasa, dan penegak hukum, serta vandalisme dan perusakan properti di gereja-gereja di kota, termasuk gereja-gereja Hitam yang bersejarah.

Polisi setempat mengatakan pada saat itu bahwa mereka akan menyelidiki serangan gereja tersebut sebagai potensi kejahatan rasial.

Tarrio kemudian mengatakan di media sosial dan dalam sebuah wawancara dengan The Washington Post bahwa dia telah membakar bendera Black Lives Matter dari Asbury United Methodist Church, salah satu gereja kulit hitam tertua di Washington, dan bahwa dia akan mengaku bersalah atas penghancuran properti jika dia dihadapkan dengan tuntutan pidana.

“Baiklah, saya akan membuatnya menjadi sederhana. Ya, saya melakukannya!" katanya.

Washington bersiap menghadapi sejumlah aksi yang diduga akan dilakukan pada Rabu (6/1), ketika Senat bersidang untuk mengesahkan hasil Electoral College. Kelompok pro-Trump termasuk Proud Boys diperkirakan akan ikut dalam aksi tersebut.

Tarrio sendiri telah mengumumkan di media sosial bahwa Proud Boys akan "muncul dalam jumlah besar pada tanggal 6 Januari", tetapi mereka akan menyebar ke seluruh kota dengan "penyamaran".

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya