Berita

Mensos Tri Rismaharini saat blusukan di sepanjang jalan Sudirman Jakarta Pusat/Repro

Politik

Risma Kembali Diingatkan Soal Blusukan, Ali Rif'an: Kerja Menteri Dengan Walikota Itu Berbeda

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 19:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons aksi blusukan di Jakarta hari ini Senin (4/1), Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali diingatkan untuk memahamai tugas Menteri berbeda dengan Kepala Daearah.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, Senin petang (4/1).

Menurut Ali Rif'an kerja seorang menteri adalah menjalankan visi presiden, sehingga kerjanya tak harus terekspos masif apalagi diunggah oleh akun resmi partai asalnya.


Yang paling penting, kata Ali Rif'an, bagaimana sebuah program kerjanya tepat sasaran sehingga bisa dirasakn oleh warga.

"Kerja Menteri dengan kepala daerah itu beda. Blusukan boleh-boleh saja. Namun perlu didalami lebih lanjut, relevan atau tidak dengan situasi sekarang dan sebagai pembantu presiden," demikian kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/1).

Selain itu, Ali Rif'an menyarankan agar semua menteri Presiden Jokowi dapat bekerja sesuai visi Kepala Pemerintahan.

Mantan Manajer Riset Poltracking Indonesia ini mewanti-wanti jangan sampai pembantu Jokowi memanfaatkan jabatanya untuk menjalankan agenda kerja politik elektoral.

"Kita berharap semua pembantu Presiden bekerja menjakankan visi Presiden, bukan aji mumpung memanfaatkan posisi untuk agenda elektoral di masa mendatang," demikian kata Ali Rif'an.

Senin petang (4/1) akun Facebook resmi PDIP mengunggah sebuah video berdurasi 4 menti 36 detik berisi agenda blusukan Tri Rismaharini yang blusukan menemui tuna wisma di Sepanjang jalan SudirmanThamrin Jakarta Pusat.

Selain membagikan masker, Walikota Surabaya dua periode itu berdialog dan mengajak para tuna wisma untuk mau tinggal di Balai di Bekasi milik Kemensos.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya