Berita

Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Disarankan Kubur Mimpinya Jadi Capres, Gibran Harus Belajar Politik Sebagai Walikota Solo

SABTU, 02 JANUARI 2021 | 16:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka disarankan mengubur mimpinya untuk maju pemilihan gubernur DKI dan pemilihan presiden tahun 20204 mendatang.

Demikian saran pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL soal peluang Gibran maju Pilpres, Sabtu siang (2/1).

Menurut Andi, Gibran perlu belajar politik terlebih dahulu dengan menjabat sebagai walikota Solo.


Kata Andi, lima tahun menjabat orang nomor satu di Solo, cukup menjadi laboratorium politik bagi Gibran.

"Gibran perlu banyak belajar terlebih dahulu tentang politik dan tata kelola pemerintahan, lima tahun kedepan sebagai walikota adalah laboratorium bagi Gibran untuk belajar," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/1).

Lebih lanjut Andi menilai, jika Gibran nanti sukses dalam menjalankan kepemimpinannya, maka peluang maju pemilihan gubernur juga akan terbuka lebar.

Terkait dengan potensi menjadi capres, Andi mengatakan bahwa masih terlalu jauh.

Analisa Andi, Resisten yang kuat akan dihadapai Gibran, apabila memaksakan kehendak politiknya untuk bertarung merebut kursi kepemimpinan nasional.  

"Jika dipaksakan betarung di Pilpres 2024, Gibran akan menghadapi resistensi yang sangat kuat, baik dari dalam PDIP sendiri maupun dari partainya lain," demikian kata Andi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya