Berita

Cara mengecek sudah masuk daftar calon penerima vaksin Covid-19 dari pemerintah melalui lama Peduli Lindungi/Net

Kesehatan

Selain SMS Blast, Ini Cara Cek Status Penerima Vaksin Covid-19

JUMAT, 01 JANUARI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK/01.07/Menkes/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Peaksanaan Vaksinasi Covid-19, para calon penerima vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah akan mendapatkan pemberitahuan melalui Short Message Service (SMS) Blast sejak Kamis kemarin (31/12).

Pemberian vaksin Covid-19 secara gratis ini merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan penyebaran pandemi di tanah air. Tak ada syarat apa pun untuk bisa mendapatkan vaksin gratis ini.

Namun, proses vaksinasi yang dilakukan secara bertahap ini baru dilakukan setelah mendapat izin penggunaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


Nah, selain SMS Blast, masyarakat juga bisa mengecek langsung status mereka sudah masuk daftar calon penerima vaksin atau belum melalui laman Peduli Lindungi milik Pemerintah.

Caranya, cukup masuk ke laman pedulilindungi.id/cek-nik. Selanjutnya masukan nomor induk kependudukan (NIK) dan kode captcha di dalam boks yang sudah disediakan.

Nantinya, akan muncul pemberitahuan apakah NIK Anda sudah masuk daftar calon penerima vaksin Covid-19 atau belum.

Kalaupun nama Anda belum muncul, jangan langsung kecewa. Karena proses vaksinasi ini berlangsung secara bertahap.

Sedangkan tahap pertama yang dijadwalkan dilakukan antara 15-25 Januari 2021 diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya