Berita

Bendera Prancis dan Armenia/Net

Dunia

Doa Dan Harapan Dubes Lacote Di Malam Tahun Baru 2021, Berharap Prancis Selalu Mencintai Armenia Dan Sebaliknya

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 15:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menit-menit menuju pergantian tahun, Duta Besar Prancis untuk Armenia Jonathan Lacôte menyampaikan banyak doa dan harapan untuk perdamaian Armenia.

Ia mengatakan, tahun ini menjadi tahun keprihatinan bagi Armenia tetapi dia dan Prancis akan tetap mendukung Armenia.

Lacote menyampaikan bahwa di penghujung tahun ini ada banyak keluarga yang terpaksa melihat kursi kosong di sekeliling meja makannya, karena ada anggotanya yang hilang, meninggal, atau pergi.


"Teman-teman Armenia yang terkasih, pada akhir tahun 2020, penuh dengan begitu banyak cobaan bagi Armenia. Saya bisa merasakan dan melihat keluarga-keluarga yang rumahnya, salah satu kursi di sekeliling meja, akan kosong," katanya dalam sebuah postingan di media sosial pada Kamis (31/12).

Menurutnya, saat ini bukan waktunya untuk merayakan malam tahun baru, melainkan untuk saling menggalang kekuatan.

"Lebih dari sebelumnya, saya ingin berbagi harapan bahwa negara ini terus menginspirasi saya. Saya berharap Armenia hidup damai dan aman, tanpa takut melihat pemuda kembali ke garis depan," katanya.

Armenia memiliki banyak keindahan dan kekuatan sehingga tidak perlu ragu untuk tetap mempertahankan kedaulatannya dan bersemangat dalam menyongsong hari ke depan. Lacote berharap, Armenia, yang mengukur sejarahnya dalam ribuan tahun, memiliki keyakinan akan masa depannya.

"Saya berharap orang-orang Armenia menghindari perselisihan dan terpaan yang buas. Saya ingin orang-orang Armenia melihat bersama ke arah yang sama. Saya berharap orang Armenia bangga mewariskan negara ini kepada anak-anak mereka," katanya lagi.

Dalam postingannya itu Lacote juga menampilkan bendera Prancis dan bendera Armenia.

Dia berusaha meyakinkan orang-orang Armenia bahwa Prancis berada di sisi Armenia dan akan terus mengingat apa yang telah diberikan orang Armenia.

"Saya ingin orang Prancis datang ke Armenia atau terkadang mengalihkan pandangan mereka ke sana. Dan saya berharap Prancis selalu mencintai Armenia seperti Armenia mencintai kami. Saya berharap semua orang memiliki tahun 2021 yang damai, bahagia, dan sejahtera," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya