Berita

FPI/Net

Politik

Pelarangan FPI Butuh SKB 6 Lembaga, Mujahid 212: Apa Karena Alat Bukti Hukum Tidak Kuat?

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 08:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap berbeda ditunjukkan pemerintah saat membubarkan dan melarang ormas Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia berkegiatan.

Pengacara khusus Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) Damai Hari Lubis mengurai bahwa pembubaran HTI hanya melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017.

Satu SK itu cukup untuk mencabut status ormas HTI tersebut. Sementara untuk FPI, pemerintah membutuhkan Surat Keputusan Bersama dari 6 pimpinan kementerian/lembaga negara, yakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menkumham, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BNPT.


“Apakah oleh karena tidak kuatnya alat bukti hukum pembubaran, hingga Kemenkumham khawatir tanggung jawab ke depannya bila sendirian?" ujar mujahid 212 itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/12).

Atas pembubaran FPI ini, Damai menilai bahwa secara hukum, legalitas pembubaran perlu diuji. Apalagi pemerintah terkesan seperti tidak punya kejelasan hukum atau asas legalitas yang cukup untuk pembubaran FPI ini.

“Sehingga butuh melibatkan lembaga-lembaga lain selain Kemenkumham," kata Damai.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya