Berita

Anggota Komisi III DPR Habiburokhman/Net

Politik

Gerindra Minta Pihak Habib Rizieq Diberi Kesempatan Luas Untuk Membela Diri

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 10:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dibukanya kembali praperadilan kasus chat mesum yang menyeret pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) membuat heran Komisi III DPR RI.

Adalah anggota Komisi III DPR Habiburokhman yang mengaku heran dengan hal tersebut. Sebab, dia tidak menemukan proses pendaftaran kasus itu ke PN Jakarta Selatan.

"Jujur tadi saya kaget dan bingung kenapa tiba-tiba ada putusan itu tanpa pernah dengar kapan proses pendaftaran dan persidangannya. Saya sampai googling agak lama nggak ketemu berita pendaftaran dan persidangan. Namun demikian, kalau memang benar sudah ada putusannya, ya kita harus hormati," katanya kepada wartawan, Rabu (30/12).


Habiburokhman menegaskan, pihaknya akan mengawal kelanjutan proses hukum kasus chat mesum Habib Rizieq tersebut. Dia meminta agar pihak Habib Rizieq diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan hukum.

"Kami akan kawal agar jalannya lanjutan penyidikan kasus ini bisa benar-benar transparan dan berkeadilan. Pihak Habib Rizieq harus diberi kesempatan yang luas untuk melakukan pembelaan, baik di tingkat penyidikan, penuntutan atau pengadilan," tegasnya.

Terlepas dari itu,  wakil ketum umum Partai Gerindra tersebut meminta agar publik dan aparat penegak hukum untuk bisa bersikap fair dalam kasus ini.

"Kalau kelak terbukti Habib Rizieq tidak bersalah, jangan ada keraguan untuk dibebaskan," tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya