Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Survei: Geser Obama, Trump Jadi Pria Paling Dikagumi Warga AS

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di luar segala kontroversinya, Presiden AS Donald Trump ternyata telah merebut hati warga AS sepanjang 2020.

Dalam survei yang dilakukan oleh Gallup, Trump berhasil mengakhiri 12 tahun masa jabatan pendahulunya Barack Obama sebagai 'pria yang paling dikagumi' dalam survei tahunan yang dirilis pada Selasa (29/12) waktu setempat.

Sebanyak 18 persen orang Amerika memilih Trump untuk gelar tersebut, menggeser Obama ke urutan kedua dengan 15 persen responden yang memilihnya.


Prestasi itu mengakhiri rekor Obama selama lebih dari satu dekade di puncak, disandingkan dengan Dwight D. Eisenhower, mendiang presiden, dan jenderal Perang Dunia II, untuk waktu yang paling lama.

Sementara Mantan ibu negara Michelle Obama dinobatkan sebagai 'wanita paling dikagumi' selama tiga tahun berturut-turut, dengan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris berada di urutan kedua, seperti dikutip dari The Hill, Selasa (29/12).

Peringkat persetujuan publik Trump selama masa jabatannya jauh dari Obama - dengan tertinggi dan terendah 67/40 untuk Obama, dan 49/35 untuk Trump, menurut Gallup - tetapi dia masih menikmati dukungan kuat dalam basis Partai Republiknya.

Di antara orang Amerika, 48 persen dari Partai Republik menyebut Trump sebagai "orang yang paling dikagumi" tahun ini. Sementara Obama masih menjadi pilihan utama di antara Demokrat dengan 32 persen, turun dari 41 persen tahun lalu setelah Presiden terpilih Joe Biden mendapat 13 persen suara Demokrat tahun ini.

Beberapa dari 10 pria teratas lainnya dalam survei tahun ini termasuk CEO Tesla dan pengusaha Elon Musk, Senator Bernie Sanders, pemain bola basket LeBron James, dan Dalai Lama, pemimpin spiritual umat Buddha Tibet.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya