Berita

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell /Net

Dunia

Josep Borrell Bongkar Ulah Rusia Yang Sengaja Sebar Disinformasi Vaksin Agar Sputnik V Buatannya Laku

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell dalam pernyataan terbarunya mengatakan bahwa Rusia telah menggunakan disinformasi tentang vaksin lain untuk mempromosikan vaksin virus corona buatan mereka sendiri, Sputnik V.

Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah tulisan tentang ancaman disinformasi yang dimuat di laman blog resminya pada Senin (28/12).

"Beberapa aktor asing, baik itu negara atau non-negara, bahkan terlibat dalam kampanye disinformasi, dengan sengaja menyebarkan informasi palsu atau menyesatkan," tulisnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (29/12).


“Misalnya, pengembang vaksin Barat secara terbuka diejek di media multibahasa Rusia yang dikendalikan negara, yang dalam beberapa kasus menyebabkan klaim yang tidak masuk akal bahwa vaksin akan mengubah orang menjadi monyet. Narasi semacam itu tampaknya ditujukan ke negara-negara tempat Rusia ingin menjual vaksinnya sendiri, Sputnik V," lanjutnya.

Borell tidak mengutip media atau outlet tertentu di mana informasi yang salah seperti itu diduga tersebar.

Dia lebih lanjut memperingatkan bahwa dalam situasi pandemi seperti yang terjadi saat ini, banyak upaya disinformasi yang menimbulkan keraguan yang tidak berdasar yang bisa mengancam kesehatan masyarakat.

Borell bahkan mengambil contoh bagaimana kelompok teroris ISIS juga memanfaatkan momen pandemi sebagai ajang untuk menyebarkan propaganda mereka.

“Dalam pandemi saat ini, setiap upaya untuk menimbulkan keraguan yang tidak berdasar mengancam kesehatan masyarakat. Organisasi teroris, seperti Da'esh (ISIS), juga menggunakan kebingungan dalam situasi Corona untuk menyebarkan propaganda mereka sendiri," demikian Borell.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya