Berita

Presiden Emmanuel Macron/Net

Dunia

Tiga Tentara Prancis Tewas Di Mali, Presiden Macron Berduka Cita

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 07:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tiga tentara Prancis tewas setelah kendaraan lapis baja mereka menabrak alat peledak di wilayah Hombori, Mali. Kantor kepresidenan Prancis melaporkan kabar duka itu pada Senin. 

Tiga tentara itu berpartisipasi dalam operasi militer di daerah Hombori di Provinsi Mopti tengah, Mali. Itu adalah bagian dari misi yang lebih besar yang bertujuan memerangi ekstremis Islam di wilayah Sahel Afrika.

Menteri Pertahanan Florence Parly mengatakan tentara itu bekerja di daerah di mana kelompok teroris menyerang warga sipil dan mengancam stabilitas regional.


"Mereka terlibat dalam misi yang bertujuan membantu Mali agar secara bertahap dapat memastikan keamanannya sendiri," kata Parly dalam pernyataannya, seperti dikutip dari ABC News, Selasa (29/12). Belum ada rincian lebih lanjut terkait tewasnya tiga tentara itu.

Presiden Emmanuel Macron menyampaikan duka cita dan memberi hormat kepada para prajurit. Dalam pernyataannya pada Senin, presiden menggarisbawahi tekad Prancis untuk melanjutkan perang melawan terorisme.

Prancis memiliki lebih dari 5.000 tentara yang dikerahkan di Afrika Barat untuk membantu memerangi kelompok ekstremis sebagai bagian dari Operasi Barkhane.

Kematian itu menambah jumlah tentara Prancis yang tewas di Mali menjadi 47 sejak Prancis pertama kali melakukan intervensi militer pada Januari 2013 untuk membantu mengusir gerilyawan yang telah menguasai bagian-bagian negara Afrika Barat itu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya