Berita

Jalanan di Kota Paris saat penguncian pertama Maret 2020/Net

Dunia

Jika Kasus Baru Covid-19 Terus Naik, Prancis Akan Lockdown Nasional Ketiga

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Prancis saat ini tengah mempertimbangkan kemungkinan pemberlakuan penguncian nasional ketiga jika virus corona terus mengalami peningkatan. Demikian dikatakan Menteri Kesehatan Olivier Veran pada Minggu (27/12) waktu setempat.

Menkes menyampaikan hal tersebut ketika negara itu tengah bersiap untuk menghadapi kemungkinan lonjakan kasus pasca perayaan Natal.

"Kami tidak akan pernah mengecualikan tindakan yang diperlukan untuk melindungi publik," kata Veran kepada Journal du Dimanche, seperti dikutip dari AFP, Senin (28/12).


"Itu tidak berarti kami telah membuat keputusan, tetapi kami mengamati situasi jam demi jam," lanjutnya.

Prancis telah mendaftarkan sekitar 15 ribu infeksi baru per hari, dan pada hari Jumat (25/12) mereka mengonfirmasi kasus pertama dari varian virus corona baru yang baru-baru ini muncul di Inggris.

Strain baru, yang dikhawatirkan para ahli lebih menular, mendorong lebih dari 50 negara untuk memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris.

Prancis sendiri saat ini telah membuka kembali perbatasannya, sebagian untuk memungkinkan warga Prancis kembali ke rumah tetapi juga untuk meringankan penumpukan besar-besaran barang angkutan.

Pada hari Sabtu, mereka menerima pengiriman dosis pertama dari vaksin Pfizer-BioNTech yang akan digunakan dalam kampanye inokulasi massal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya