Berita

Anies Baswedan salah stau tokoh politik potensial diusung sebagai Capres 2024/Net

Politik

Jaga Peluang Capres 2024, Anies Diminta Waspadai Berbagai Jebakan Politik

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 06:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sosok Anies Baswedan diprediksi sebagai salah satu tokoh potensial untuk diusung menjadi calon presiden pada pemilihan presiden tahun 2024 mendaatang.

Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL Selasa (29/12).

Andi Yusran menguraikan alasan mengapa orang nomor satu di Jakarta itu berpotensi merebut dukungan masyarakat pada Pilpres 2024.


Salah satunya brand sebagai Gubernur Indonesia yang melekat pada pria yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

"Anies sudah punya brand sebagai ‘gubernur Indonesia’ tinggal lagi mengatur ritme menjaga dukungan masyarakat," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/12).

Selain itu, Doktor politik Universitas Padjajaran ini mewanti-wanti agar Anies menjaga diri dari jebatan politik yang dapat menjerumuskan dirinya tersangkut masalah hukum.

Anies, kata Andi lebih baik menjaga jarak dengan rezim Joko Widodo. Tujuannya untuk mendapatkan dukungan dari msyarakat kelas menengah.

"Senantiasa menjaga jebakan-jebakan politik dan hukum seperti tetap menjaga jarak dengan rezim berkuasa dan jebakan korupsi. Keuntungan Anies adalah adanya dukungan di kelas menengah perkotaan dan kaum santri," demikian saran Andi.

Anies Baswedan sebelumnya diprediksi mendapat limpahan dukungan politik dari pemilih Prabowo dan Sandiaga Uno karena kecewa sosok panutannya telah bergabung ke dalam pemerintahan Joko Widodo.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya