Berita

Suparji Ahmad/Net

Politik

Polri Butuh Sosok Merangkul, Boy Rafli Dan Gatot Eddy Diusulkan Gantikan Idham Azis

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 02:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi Polri (Wanjakti) dikabarkan sudah menentukan 10 nama Komjen sebagai calon Kapolri. Enam diantaranya menjabat di struktur Polri dan 4 diantaranya di luar struktur Polri.

Merespons hal itu, pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad berpendapat seharusnya pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada Januari tahun 20201 mendatang itu adalah sosok yang lebih persuasif.

Selain itu, kata Suparji, Polri butuh sosok yang dalam menegakkan hukum secara adil dan tidak menimbulkan kontroversi.


"Kapolri yang akan datang hendaknya lebih persuasif dan menegakkan hukum yang berkeadilan secara restoratif. Kontroversi dalam penegakan hukum harus dicegah," demikian kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (28/12).

Suparji juga meminta Korps Bhayangkara dalam menentukan calon yang akan di bawa ke meja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memperhatikan rekam jejak calon orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Dalam situasi sulit akibat pandemi Covid-19 seperti saat ini, Suparji mengatakan bahwa Kapolri yang baru harus netral dan senantiasa mengedepankan hukum dan aturan dalam bertindak.


"Mengedapankan hukum dan aturan dalam bertindak serta obyektif dan profesional dalam mengatasi masalah," tandas Suparji.

Saat ditanya siapa nama yang cocok menjadi Kapolri, Suparji mengusulkan Wakapolri Gatot Eddy Pramono dan Boy Rafli Amar.

Alasannya selain sosok yang bisa merangkul semuafaksi,  Suparji menilai dari sisi angkatan juga tidak mengalami loncatan.

Dengan demikian, Suparji menilai bahwa Boy Rafli dan Gatot Eddy sosok yang tepat untuk dijadikan pilihan menggantikan Idham Azis.

 
"Boy Rafli dan Wakapolri relatif lebih layak, setidaknya dari angkatan terjadi tidak loncat. Rsistensi di internal Polri juga dapat dicegah," pungkasnya.

Sejauh ini namanama yang digodog oleh Wanjakti diantaranya Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareksrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kabarhakam, Komjen Agus Andiriyanto, Kabaintelkam, Komjen Rycko Amelza Dahniel, dan jenderal bintang tiga yang memimpin lembaga di luar Polri seperti Komjen Boy Rafli Amar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya