Berita

Direktur RSRC, A. Khoirul Umam/RMOL

Politik

Imbas Reshuffle Kabinet, Demokrat Berpotensi Jadi Lumbung Baru Para Pemilih Prabowo-Sandi

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 02:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Demokrat diprediksi akan mendulang suara lebih tinggi usai politi Gerindra Sandiaga Uno mengikuti jekak Ketumnya Prabowo Subianto bergabung ke dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Romeo Strategic Research Center (RSRC), A. Khoirul Umam saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (28/12).

Menurut Umam saat ini ada dua partai yang berada di luar pemerintah, yakni Partai Demokrat dan PKS.


Atas dasar fakta politik itulah yang kemudia menjadi salah satu alasan gerbong Partai Demokrat akan menjadi lumbung baru bagi pemilih Prabowo-Sandiaga Uno.

"Melihat kondisi itu, Partai Demokrat berpotensi menjadi lumbung baru bagi pemilih yang bermigrasi karena kekecewaan mereka terhadap parpol atau figur pemimpin yang didukung  selama ini," demikian analisa Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (28/12).

Meski demikian, dalam analisa Umam, potensi Demokrat dapat menjadi lumbung tergantung pada bagaimana pendekatan dan pola rekuitment yang dijalankan oleh partai berlambang mercy itu.

Kata Dosen Universitas paramadina ini, jika memang mesin politik bekerja secara intensif maka proses rekruitmen Demokrat lebih efektif untuk menggenjot suara partai yang pernah jaya di masa Presiden Susilo Bambany Yudhoyono.

"Jika memang lebih intensif, maka proses rekrutmen Demokrat lebih efektif dan berpotensi mendulang suara lebih tinggi di Pemilu 2024 nanti," demikian kata Umam.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya