Berita

Talkshow Aero Summit yang digelar secara virtual/Net

Nusantara

Chappy Hakim: Indonesia Belum Sepenuhnya Berdaulat Di Udara

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 17:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sesuai dengan Konvensi Chicago 1944, kedaulatan negara atas udara adalah komplit dan eksklusif. Namun saat ini, Indonesia masih belum memenuhi hal tersebut.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) periode 2002-2005 Chappy Hakim menyebut terdapat dua prinsip yang membuat Indonesia belum sepenuhnya berdaulat di udara.

Hal pertama adalah masih adanya wilayah udara teritorial RI yang belum dicantumkan dalam UUD 1945 sebagai wilayah kedaulatan.


Prof. Dr. Saefullah Wiradipradja menyebut, walaupun sudah diamandemen sebanyak empat kali, UUD 1945 belum juga mencantumkan dengan jelas dan tegas bahwa wilayah udara di atas teritori Indonesia sebagai wilayah kedaulatan.

"Berikutnya adalah masih ada wilayah udara kedaulatan RI yang pengelolaannya tidak berada di tangan otoritas penerbangan Indonesia," lanjut Chappy dalam Talkshow Aero Summit 2020 pada Senin (28/12).

Pernyataan itu merujuk pada belum berhasilnya Indonesia mengambil  alih Flight Information Region (FIR) di Kepulauan Riau-Natuna dari Singapura.

Chappy menuturkan, dua prinsip tersebut akan menentukan eksistensi dan martabat negara dalam menjaga serta memelihara wilayah kedaulatannya.

"Dalam hal kedaulatan negara di udara, maka dapat dikatakan bahwa Indonesia masih belum sepenuhnya berdaulat," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya