Berita

Terminal Kampung Rambutan/Net

Nusantara

Libur Natal, Volume Penumpang Di Kampung Rambutan Turun 79 Persen

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 01:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah penumpang bus umum di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada libur Natal 2020 turun sekitar 79% dibanding saat yang sama pada 2019.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Jhoni mengatakan, pemberangkatan penumpang pada arus puncak libur Natal tanggal 24 Desember 2019 berkisar 7.000 orang.

"Pada pemberangkatan Kamis (24/12) kemarin jumlah penumpang hanya 1.215 orang atau menurun hingga 79% dari tahun lalu," kata Made di Jakarta, Sabtu (26/12).


Made mengatakan sebanyak 1.215 penumpang yang berangkat menggunakan bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dari Terminal Kampung Rambutan masih di bawah angka normal rata-rata penumpang.

Pada situasi normal, operator Terminal Kampung Rambutan memberangkatkan rata-rata 3.000 penumpang di hari kerja dan 5.000 penumpang di akhir pekan.

Pandemi Covid-19 yang masih melanda wilayah Jakarta, kata Made, membuat operator terminal harus memperketat pengawasan kesehatan penumpang.

"Saat ini masyarakat masih khawatir melakukan perjalanan ke luar kota karena pandemi Covid-19 masih melanda di Indonesia," kata Made.

Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan surat imbauan agar masyarakat tetap berada di rumah selama Natal dan Tahun Baru 2021 untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

"Penumpang saat ini dipersyaratkan memiliki surat hasil 'rapid test'. Jadi penumpang diimbau menunda perjalanan kalau tidak memiliki bukti tersebut," kata Made.

Dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 20 Tahun 2020, kata Made, terdapat persyaratan khusus bagi penumpang tujuan luar Pulau Jawa.

"Penumpang tujuan Bali, misalnya, wajib melakukan 'rapid test' antigen deteksi Covid-19. Untuk tujuan dari dan di dalam Pulau Jawa 'rapid test' antigen bersifat imbauan," kata Made.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya