Berita

Jemaat Gereja Katedral Ben Gobay kecewa tak bisa ikut Misa Natal secara tatap muka/Ist

Nusantara

Tak Daftar Daring, Jemaat Katedral Kecewa Tidak Bisa Ikut Misa Natal Secara Langsung

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 15:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jemaat Gereja Katedral bernama Ben Gobay sempat merasa kecewa lantaran tidak bisa mengikuti ibadah misa Natal secara tatap muka di Gereja Katedral Jakarta.

Hal itu karena dia belum daftar secara daring untuk mengikuti misa sebagaimana persyaratan administratif dalam situasi pandemi Covid-19.

"Saya satu sisi sebagai pribadi orang beragama Katolik kecewa kenapa kami dibatasi karena aturan, tapi posisi kami belum tahu (daftar daring)," ujar Ben kepada wartawan di Gerbang Kasih, Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (25/12).


Meski kecewa, Ben tidak masalah dengan peraturan tersebut dalam rangka upaya pencegahan pandemi Covid-19.

"Karena aturannya administrasi yang dibuat oleh paroki dibatasi, itu hal yang wajar juga. Tidak apa-apa," kata Ben.

Humas Keuskupan Agung Katedral di Gereja Katedral, Susyana Suswadie sebelumnya mengatakan bahwa para jemaat Gereja Katedral diharuskan mendaftar daring jika ingin mengikuti ibadah misa secara tatap muka.

Pendaftaran daring semata-mata untuk memudahkan pihak gereja melakukan kontak tracing jika ditemukan kasus Covid-19.

"Jadi kursinya pun sudah diketahui bahwa siapa yang duduk di sana. Di Gereja Katedral itu semua kita memiliki data lengkapnya, sehingga memudahkan tracing jika terjadi sesuatu hal," ujar Susyana.

Selain ibadah tatap muka, pihak Katedral juga menyediakan live streaming pada ibadah misa Natal tahun ini. Misa Natal hari ini sedianya digelar tiga kali, yakni pukul 09.00 WIB, pukul 11.00 WIB dan pukul 17.00 WIB baik secara tatap muka dan streaming.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya