Berita

Istri Edhy Prabowo, Iis Rosyita Dewi, memenuhi panggilan KPK pada Selasa siang (22/12)/RMOL

Hukum

Istri Edhy Prabowo Penuhi Panggilan Penyidik KPK Dalam Kasus Ekspor Benih Lobster

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 12:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Istri tersangka Edhy Prabowo, Iis Rosyita Dewi, telah memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan suap izin ekspor benih lobster.

Iis tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan sekitar pukul 10.14 WIB. Dia masuk ke ruang penyidik sekitar pukul 11.25 WIB.

Mengenakan kerudung berwarna biru, Iis tampak didampingi oleh seorang perempuan yang mengenakan baju putih.


Iis akan diperiksa untuk suaminya, Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

Selain memeriksa, penyidik juga telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Iis yang merupakan anggota DPR RI tersebut.

Selain Iis, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya. Yaitu Muhammad Zaini Hanafi (Plt Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian KKP), Djasman Malik (advokat), dan Kasman (Finance PT PLI).

Kemudian Halim Chasani selaku Chief Security Hotel Grandhika yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Suharjito (SJT) yang menjabat Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP).

Penyidik KPK telah mendalami aliran dana dalam perkara ini. Pendalaman itu dilakukan saat melakukan pemeriksaan terhadap saksi  pada Selasa (8/12).

Yaitu, Ellen selaku Sales PT PLI yang dikonfirmasi terkait dengan data pemaparan PT Aero Citra Kargo (ACK) kepada para eksportir.

"Saksi Devi Komalah Sari selaku mengurus rumah tangga, dikonfirmasi mengenai dugaan aliran uang kepada tersangka EP dkk," ujar Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (9/12).

Selain itu kata Ali, untuk saksi Qushairi Rawi selaku Staf Edhy Prabowo dikonfirmasi mengenai adanya dugaan aliran sejumlah uang dari tersangka Amiril Mukminin (AM).

Kemudian, Staf Khusus MKP, Putri Catur dikonfirmasi mengenai berbagai barang bukti yang dititipkan okeh tersangka Andreau Pribadi Misata (APM) kepada dirinya.

Hingga saat ini KPK telah menyita uang Rp 16 miliar, 5 unit mobil, dan 9 unit sepeda dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) hingga penggeledahan di tujuh tempat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya