Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Tidak Perlu Mematok Rabu Pon Untuk Rombak Kabinet

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

  Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu mematok pengangkatan atau reshuffle kabinet pada hari Rabu (23/12) besok. Sebab, bagus tidaknya anggota kabinet bukan ditentukan pada hari apa mereka dilantik, tapi sejauh apa pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan mereka.

Oleh karena itu, tanggal atau hari tidak perlu menjadi pertimbangan khusus dalam hal me-reshuffle kabinet. Jokowi tidak perlu mematok weton, Rabu Pon untuk melakukan perombakan sebagaimana yang selalu dilakukannya selama ini.

"Presiden sudah berulangkali me-reshuffle kabinet pada waktu-waktu tertentu, tapi hasilnya tidak selalu seperti yang diharapkan," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (22/12).


Aktivis 98' jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai perombakan kabinet Indonesia Maju kali ini kemungkinan akan dilakukan secara besar-besaran.

Pasalnya, selain 2 kursi kabinet yang kosong karena menterinya terjerat kasus korupsi, anggota kabinet lain juga perlu reposisi bahkan dipertimbangkan untuk direshuffle karena perlu peningkatan kinerja pada pos tersebut.

Selain pergantian, reposisi anggota kabinet juga sangat mungkin dilakukan. Selain dua kursi kabinet yang kosong, anggota kabinet lain juga perlu dipertimbangkan untuk direshuffle.

“Antara lain Menteri Kesehatan, Agama, Hukum dan HAM. Tiga Nenteri ini sudah dirasakan kurang pas pada posisi mereka masing-masing," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya