Berita

Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara/Net

Hukum

Ini Alasan KPK Belum Periksa Juliari Batubara Sejak Dua Minggu Jadi Tersangka Korupsi Bansos

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 00:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua minggu lebih Juliari Peter Batubara selaku Menteri Sosial (Mensos) tak kunjung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juliari ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerima suap bantuan sosial (Bansos) Covid-19 berupa sembako untuk wilayah Jabodetabek.

Menanggapi itu, Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budiyanto  menyampaikan alasan penyidik belum mengeluarkan Juliari dari tahanan untuk diperiksa.


"Jadi kalau kami menyampaikan itu adalah bagian daripada strategi. Strategi tentunya banyak caranya yang dilakukan oleh penyidik," ujar Setyo Budiyanto di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/12).

Strategi yang dimiliki penyidik kata Setyo, bisa saja melakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada pihak pemberi suap. Kemudian nanti akan dilakukan pemeriksaan terhadap Juliari.

"Kemudian tadi disampaikan (pertanyaan) kenapa menteri tidak dilakulan pemeriksaan kurung waktu dari tanggal 6 sampai dengan saat ini, itu artinya bukan berarti kemudian kita mendiamkan," kata Setyo.

Penyidik masih kata Setyo, sudah menyusun pertanyaan panjang yang akan menjadi bahan pemeriksaan untuk Juliari.

"Tentunya nanti kita harapkan bahwa pertanyaan itu menjadi pertanyaan kunci yang dapat kami tanyakan kepada yang bersangkutan, setelah kami mendapatkan banyak informasi, banyak keterangan dari beberapa pihak," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya