Berita

Gibran Rakabuming Raka (dua dari kanan) bersama Megawati, Puan dan FX Hadi/Net

Politik

Sungguh Tak Elok Nyenggol Nama Gibran Urusan Korupsi Bansos Mensos

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 13:51 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Bagaikan petir di siang hari bolong, sejak kemarin nama putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dikait-kaitkan dalam kasus korupsi dana bansos dari Kementerian Sosial.

"Saya itu tidak pernah merekomendasikan atau ikut campur urusan bansos itu, itu berita tidak benar. Saya kaget denger kabar itu," ujar Gibran kepada usai blusukan di Kampung Banyuagung, Senin (21/12).

Calon Walikota Solo itu bahkan kaget namanya disebut-sebut dalam pemberitaan tersebut.


"Silakan teman-teman media kroscek ke Sritex atau ke KPK. Itu berita tidak benar," tandasnya.

Gibran menyebut, jika berniat korupsi ia bisa melakukan sejak dulu.

Bahkan untuk proyek yang lebih besar.

"Kalau mau korupsi kenapa tidak dulu-dulu. Kan ada proyek jalan tol, Pertamina. Silakan saja di kroscek ke KPK," tegas Gibran.

Gibran juga membantah jika dana kampanye Pilkada juga berasal dari Bansos.

Ia meminta masyarakat untuk mengecek kebenarannya di web KPU karena terbuka dan transparan.

"Bisa dicek di LHKPN. Semua dana kampanye bisa di cek online. Semua tidak di tutupi," tandas Gibran.

Gibran mengaku kecewa adanya berita yang yang menyudutkan namanya terkait korupsi dana Bansos. Ia meminta pihak terkait untuk membuktikan kebenaran berita tersebut.

Terkait rencana membawa kasus tersebut ke ranah hukum, ia masih memikirnya. Ia pun tidak akan meminta tolong oleh ayahnya Presiden Joko Widodo (Jokowi ) terkait kabar tersebut.

"Tidak lah. Lihat saja nanti, tapi saya merasa sangat dirugikan, enak aja menulis berita-berita begitu. Nggak ada buktinya, sumber tidak jelas, berita tidak bener itu," pungkas Gibran kecewa.

Sejak kemarin, beredar kabar putra sulung Presiden Joko Widodo ini mengatur pembuatan tas bansos.

Gibran diisukan memberikan rekomendasi kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk untuk membuat tas bansos.

Pihak Sritex pun membantah.

"Tidak benar," kata Head of Corporate Communication Sritex Joy Citradewi kepada detikcom melalui pesan singkat, Senin (21/12).

Joy menegaskan bahwa perusahaan mereka ditawari pihak Kemensos untuk memproduksi tas bansos.

"Marketing kami di-approach oleh pihak Kemensos," tegas Joy.

Isu liar yang menyenggol nama Gibran ini sungguh tak elok.

Sebab dilemparkan ke media, justru di saat menjelang Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat ini.

Bisa jadi untuk dibuat sebagai tekanan (pressure) kepada Kepala Negara dari pihak-pihak tertentu yang diduga punya kepentingan dalam perombakan kabinet mendatang.

Tapi ya, tetap saja, sungguh tak elok menyenggol nama Gibran disaat ia baru saja memenangkan secara gemilang Pilkada Walikota Solo.

Seperti kata pepatah Jawa, "Ngono yo ngono, Nanging ojo ngono".

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya