Berita

Anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Bantah Beri Rekomendasi Goodie Bag, Gibran: Kalau Mau Proyek Ya Yang Lebih Gede, Tapi Saya Nggak Pernah Seperti Itu

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 12:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka membantah tudingan bahwa dirinya memberi rekomendasi kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membuat goodie bag bantuan sosial (bansos) ke PT Sritex di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Bantahan disampaikan menanggapi pemberitaan Majalah Tempo. Dalam hal ini, sumber yang dihubungi Majalah Tempo menyebut masuknya nama Sritex sebagai pemenang tender pengadaan goodie bag bansos merupakan rekomendasi putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Hanya saja penyebutan untuk Gibran disamarkan oleh sumber itu dengan kode “Anak Pak Lurah”. Oleh Tempo, kode “Pak Lurah” disebut mengacu ke Jokowi.


"Itu nggak bener itu. Saya itu tidak pernah merekomendasikan, memerintah atau ikut campur dalam urusan bansos ini. Apalagi merekomendasikan goodie bag, nggak pernah seperti itu," katanya usai blusukan di kawasan Banjarsari, Senin (21/12).

Dia pun menantang agar kabar ini dikroscek ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pihak Sritex. Suami dari Selvi Ananda tersebut memastikan pemberitaan yang muncul tidak benar dan tidak bisa dibuktikan.

Menurutnya, jika ada niat untuk korupsi, maka hal itu sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Hanya saja, walikota Solo terpilih itu memastikan dirinya tidak pernah ada niatan untuk korupsi.

“Nggak saya nggak pernah seperti itu. Kalau pengin proyek ya proyek yang lebih gede, PLN, Pertamina, jalan tol itu nilainya triliunan. Saya nggak pernah seperti itu. Apalagi ikut campur seperti itu," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya