Berita

Ilustrasi borgol/Net

Presisi

Usai Urut Oknum Polisi, Seorang Tahanan Di Lampung Kabur

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 19:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kejadian kelalaian oknum aparat kepolisian mengakibatkan kaburnya seorang tahanan.  

Kasubbid Penmas Polda Lampung, AKBP Ledwan Mahfi membenarkan bahwa  ada seorang tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung yang kabur dari Rutan Polsubsektor Kemiling, Jumat (18 /12) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ledwan menjelaskan saat ini oknum polisi yang lalai menjaga tahanan itu sedang menjalani pemeriksaan internal di Propam.


“Saat ini anggota Bripka TR sedang diperiksa Propam atas kelalaian yang dilakukannya,” kata Ledwan Mahfi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (19/12).

Dijelaskan Ledwan, kaburnya tahanan itu bermula saat oknum anggotanya meminta seorang tahanan untuk mengurut.

Karena mengurut si polisi yang menjaga itu, sehingga Bripka TR meminta DA dikeluarkan dari sel dan membawanya ke ruangan kosong disebelah penjagaan.

Karena Bripka TR terlalu nyaman diurut,  seketika itu DA jusru kabur melalui jendela.

“DA itu sebetulnya bukan tukang urut, memang keisengan anggota yang minta urut. Saat ini kami juga sedang melakukan pencarian terhadap DA. Jika adanya mengetahui silahkan melaporkan kepada kami,” ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya