Berita

Turis Thailand/Net

Dunia

Demi Pariwisata, Thailand Longgarkan Pembatasan Perjalanan Untuk Turis 56 Negara

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 17:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Thailand tengah berupaya mendorong laju sektor pariwisatanya yang dihantam habis-habisan oleh pandemi Covid-19.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah melonggarkan pembatasan perjalanan bagi warga dari 56 negara, di antaranya adalah Australia, Prancis, dan Amerika Serikat (AS).

Jurubicara satuan tugas Covid-19 Thailand Taweesin Wisanuyothin pada Kamis (17/12) mengatakan, turis dari negara-negara yang dimaksud dapat bepergian tanpa visa, tetapi mereka harus memberikan hasil tes negatif Covid-19.


Tes sendiri harus dilakukan maksimal 72 jam sebelum keberangkatan dan ketika berada di hotel karantina, mengingat setiap turis harus melakukan wajib karantina selama dua pekan.

Akibat pemberlakuan karantina, maka pemerintah menambah masa berlaku visa normal, dari 30 hari diperpanjang menjadi 45 hari.

Dimuat Reuters, saat berada di karantina, para turis akan menjalani tiga tes Covid-19. Jika hasilnya negatif, maka mereka akan langsung dibebaskan dari kewajiban karantina.

"Masuknya wisatawan akan mendorong perekonomian," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Tanee Sangrat.

Wisatawan dari negara lain yang tidak termasuk dalam pengumuman masih bisa memenuhi syarat untuk visa turis khusus 90 hari dan sertifikat masuk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya