Berita

Gambar tangkapan layar salah satu materi kursus aplikasi Edurisk/Istimewa

Kesehatan

Bantu Tenaga Medis Dan Masyarakat Tangani Covid-19, UI Buat Aplikasi 'Edurisk'

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 23:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya untuk meningkatkan pemahaman tenaga medis dan masyarakat dalam menangani Covid-19 dilakukan oleh civitas akademika Universitas Indonesia dengan membuat satu aplikasi.

Dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, UI membangun aplikasi pembelajaran online bernama 'Edurisk'.

Aplikasi itu dikembangan oleh tim pemberdayaan dan pengabdian masyarakat (Pengmas) UI yang terdiri dari beberpa profesor dan dokter di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Ilmu Kedoteran (FKI) UI.


Juga, merupakan hasil kerjasama tim Pengmas UI dengan Disaster Risk Reduction Center (DRRC) UI, Ikatan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia (IDKI), Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia (PAKKI), dan Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N).

Beberapa tokoh yang berkontribusi antara lain, Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D. (FKM UI), Prof Achir Yani S. Hamid, MN, DNSc (FIK UI), Dr. Fatmah, SKM., M.Sc (SIL UI), Debby Paramitasari, SKM., M.DisMgt. (DRRC UI), Abdul Kadir, SKM., M.Sc. (FKM UI), dan Ns. Giur Hargiana, M.Kep., Sp.Kep.J. (FIK UI).

"Edurisk berisi kursus-kursus terkini yang dapat membantu tenaga kesehatan dan juga masyarakat dalam menanggulangi Covid-19" terang Ui dalam siaran pers yang diterima Rabu (16/12).

Untuk merespon peningkatan kasus Covid-19 yang masih tinggi dan mencegah penularan semakin masif, tim Pengmas UI menciptakan aplikasi tersebut. Mengingat pentingnya peningkatan pengetahuan


"Berisikan topik-topik dan isu terkini seputar Covid-19, Edurisk menjadi solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan tenaga kesehatan dalam menanggulangi sekaligus memitigasi Covid-19," jelas Pengmas UI.

Edurisk ini nantinya dapat diakses oleh masyarakat dan tenaga kesehatan dari seluruh Indonesia melalui perangkat internet berupa handphone ataupun laptop.


Untuk bisa mendapat akses masuk, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum mengikuti kursus-kursus yang disediakan Edurisk. Registrasi dapat dilakukan dengan memasukkan alamat email, nama lengkap dan juga kata sandi.

Peserta selanjutnya perlu melakukan aktivasi akun melalui email yang otomatis dikirimkan saat pendaftaran. Peserta kemudian dapat masuk dan mengikuti kursus-kursus yang diminati.

Edurisk saat ini berisikan 9 kursus dengan berbagai topik diantaranya:

1. Kesiapsiagaan Kondisi Darurat dan Bencana Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit
2. Menajemen Risiko Covid-19 pada Tenaga Kesehatan
3.Pemakaian dan Pelepasan APD Covid-19 (Coverall)
4. Pemakaian dan Pelepasan APD Covid-19 (Gaun)
5. Promosi Kesehatan tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Rumah Sakit
6. Mindful Eating dalam Mengelola Stres bagi Tenaga Kesehatan
7. Keseimbangan Gizi Tenaga Kesehatan
8. Resilensi Tenaga Kesehatan
9.Teknik Manajemen Stres

Pengmas UI juga menyiapkan dari masing-masing kursus ada penjelasan singkat mengenai materi yang ada di dalam aplikasi, video edukasi, dan juga kuis. Bahkan, bagi peserta yang dapat mengikuti kuis dengan baik akan memperoleh sertifikat yang langsung dapat diunduh begitu kursus selesai diikuti.

"Peserta dapat mengambil kursus sebanyak yang diinginkan dan tidak ada batasan waktu dalam mengikuti kursus. Peserta dapat belajar sesuai dengan kecepatan dan kondisinya masing-masing," demikian Pengmas UI.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya