Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Turki Jadi Satu-satunya Anggota NATO Yang Disanksi AS, Erdogan: Aliansi Macam Apa Ini?

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 19:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Recep Tayyip Erdogan akhirnya buka suara perihal sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) kepada Turki atas pembelian sistem pertahanan S-400 dari Rusia.

Dalam pidatonya pada Rabu (16/12), Erdogan menyebut sanksi tersebut adalah serangan terbuka terhadap kedaulatan Turki.

Ia juga mengecam AS atas pembatasan Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) kepada Ankara dan mengatakan tidak ada negara lain dalam NATO kecuali Turki yang menjadi target.


"Aliansi macam apa ini?" kritik Erdogan, seperti dimuat Sputnik.

"Menolak persyaratan kami untuk pembelian sistem pertahanan udara (Patriot) mereka, AS menggunakan senjata sanksi karena kami membelinya di tempat lain," tambahnya.

Erdogan kemudian memberikan peringatan akan menggandakan produksi industri pertahanannya di tengah pembatasan AS dan sanksi tersebut tidak akan menghentikan upaya Turki.

Pada awal pekan ini, Departemen Keuangan AS memberlakukan sanksi kepada empat pejabat Turki dan Kepresidenan Industri Pertahanan, sebuah badan federal yang bertanggung jawab untuk mengelola industri pertahanan Turki.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya