Berita

Vaksin Covid-19 saat mendarat di Bandara Soekarno Hatta/Repro

Kesehatan

Tekan Ongkos Vaksinasi, Indonesia Harus Jadi Sentra Penyebaran Vaksin Di Asia Tenggara

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia perlu mengambil peran sebagai sentra utama penyebaran vaksin Covid-19 di kawasan Asia Tenggara. Selain menjadi jalur distribusi utama, langkah ini juga penting untuk mengembangkan sarana transfer teknologi guna mempercepat kemampuan produksi vaksin buatan dalam negeri.

"Indonesia harus bisa menjadi hub manufacturing vaksin karena jumlah penduduk kita yang banyak. Dengan jadi pusat atau hub manufacturing, kita bisa punya akses lebih cepat mendapatkan dan mengirimkan vaksin ke penduduk kita," kata  peneliti sejarah wabah, Syefri Lewis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/12).

Selain itu, dengan menjadi pusat manufaktur, biaya yang dikeluarkan dalam penyaluran vaksin kepada masyarakat juga bisa diminimalisir.


"Indonesia bisa menekan biaya harga lebih murah terkait vaksin dengan menjadi internasional hub untuk penyebaran di Asia Tenggara," lanjutnya.

Oleh sebab itu, sinergi seluruh lembaga terkait penting dilakukan di bawah Satgas Penanganan Covid dan Pemilihan Ekonomi. Dia juga meminta seluruh pihak untuk menghentikan polemik terkait vaksin dan fokus pada kerja bersama dalam menyukseskan program vaksin pada seluruh masyarakat.

"Tiap lembaga harus saling koordinasi untuk misi besar terkait penyaluran vaksin ke seluruh wilayah Indonesia," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya