Berita

Zulkarnaen alias Aris Sumarsono alias Daud alias Zaenal Arifin alias Abdulrahman/Net

Hukum

Ditangkap Di Lampung, Tersangka Bom Bali I Yang Buron 18 Tahun Berperan Membentuk Special Task Force

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 15:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Buron teroris Bom Bali I Zulkarnaen alias Aris Sumarsono alias Daud alias Zaenal Arifin alias Abdulrahman ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Lampung.

Penangkapan dilakukan tepatnya di kediamannya di Desa Toto Harjo, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Zulkarnaen ditangkap tanpa perlawanan pada Minggu (13/12).


Zulkarnaen (57 tahun) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait insiden teror Bom Bali I pada tahun 2002.

Artinya, dia sudah menjadi buron selama 18 tahun.

Dalam kasus Bom Bali I, buronan Zulkarnaen diduga berperan sebagai koordinator dalam aksi teror tersebut.

Selain berperan penting dalam menjalankan aksi teror Bom Bali I, Zulkarnaen juga berperan membuat unit khos yang kemudian terlibat Bom Bali dan konflik di Poso dan Ambon.

Unit khos berfungsi seperti special task force alias satuan tugas khusus.

Dalam kasus Bom Bali I, korban meninggal pada peristiwa itu mencapai 202 orang.

Polisi juga menyebutkan, Zulkarnaen antara lain pernah menjadi panglima perang Jemaah Islamiyah dan berperan mengirimkan sejumlah orang untuk terlibat dalam konflik di Poso.

Dia juga diduga berperan dalam teror bom Tentena, Poso, Sulawesi Tengah pada tahun 2005.

Zulkarnaen berasal dari Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Dia menghabiskan masa kecilnya di desa tersebut hingga kemudian melanjutkan pendidikan ke Kota Solo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya