Berita

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox/RMOL

Dunia

Wakil Dubes Australia: Melawan Infodemik Sangat Penting Untuk Mengendalikan Pandemi

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banyaknya misinformasi di tengah masyarakat saat ini yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 terbukti telah menghambat upaya menghentikan penyebaran virus.

Untuk itu, Wakil Duta Besar Australia di Jakarta, Allaster Cox mengatakan, upaya melawan infodemik adalah hal yang sangat penting untuk mengendalikan pandemi.

Hal itu disampaikan Cox dalam webinar bertajuk "Healthy Skepticism: Stopping the Spread of Misinformation During Covid-19" yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada Senin (14/12).


Menurut survei, kata Cox, 31 persen masyarakat Indonesia memercayai Covid-19 merupakan bentuk teori konspirasi global dan 10 persen yakin jika virus corona tidak berbahaya.

"Dalam suatu survei di Australia, 20 persen orang percaya bahwa ancaman Covid-19 dibesar-besarkan," tambah dia.

Menjelang program vaksinasi Covid-19 besar-besaran yang sudah dan akan dilakukan oleh dunia, Cox mengatakan, upaya melawan infodemik menjadi lebih penting.  

"Sangat pentinga= agar masyarakat mengetahui fakta-fakta mengenai vaksin dan memiliki akses ke informasi yang benar terkait vaksin," ucap Cox.

"Sayangnya saya sendiri sudah mendengar laporan-laporan misinformasi dari Eropa, Amerika, mengenai vaksin-vaksin yang sangat keliru," sambungnya.

Terkait hal itu, ia melanjutkan, pemerintah dan seluruh masyarakat memiliki peranan untuk menghentikan arus misinformasi mengenai vaksin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya