Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

86 Persen Efektif, Bahrain Ijinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Sinopharm

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Kesehatan Nasional Bahrain menyetujui penggunaan vaksin virus corona yang dikembangkan oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm). Kantor berita pemerintah mengatakan vaksin tersebut akan segera tersedia.  

Bahrain mengatakan lebih dari 7.700 relawan telah mendaftar untuk ambil bagian dalam uji coba vaksin Sinopharm di kerajaan itu. Sejauh ini, vaksin Sinopharm telah disetujui untuk penggunaan darurat di beberapa negara, sementara perusahaan itu masih melakukan uji klinis tahap akhir di 10 negara.

Bahrain telah telah mengizinkan penggunaan darurat vaksin buatan China tersebut sebelumnya, yang diberikan kepada pekerja garis depan penanganan pasien virus corona.


Dilaporkan Reuters, Minggu (13//12), pengumuman terbaru itu hanya memberikan sedikit rincian, tetapi mengutip data dari uji klinis Fase III, menunjukkan tingkat kemanjuran vaksin tersebut telah mencapai 86 persen. Untuk itu Bahrain menegaskan akan berpartisipasi dalam uji coba tersebut.

Pada bulan Juli, UEA memulai uji klinis Fase III untuk vaksin dan uji coba vaksin tersebut kemudian diperluas ke Bahrain, Yordania dan Mesir.

Bahrain, yang awal bulan ini memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer/BioNTech, telah mengatakan pada Kamis (10/12) bahwa mereka akan memberikan vaksin Covid-19 secara gratis untuk semua warga dan penduduk.

Di hari yang sama, negara tetangga mereka Kuwait, juga telah memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer/BioNTech, kata kantor berita negara KUNA.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya