Berita

Patriark Katolik Tertinggi dari Seluruh Armenia, Yang Mulia Karekin II, menerima kunjungan mantan perdana menteri Vazgen Manukyan/Net

Dunia

Yang Mulia Karekin II Siap Dukung Vazgen Manukyan Sebagai Perdana Menteri Armenia Gantikan Pashinyan

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Patriark Katolik Tertinggi dari Seluruh Armenia (Catholicos of All Armenians)Yang Mulia Karekin II, menerima kunjungan calon Perdana Menteri dari Oposisi, Vazgen Manukyan, pada Minggu (13/12), seperti yang dilaporkan layanan pers Takhta Suci.

Keduanya membahas situasi dan tantangan yang dihadapi Armenia pasca perang. Karekin II menyimpan keprihatinan akan situasi di Armenia selama perang di Nagorno-Kerabakh berlangsung. Keprihatinan itu berlanjut ketika situasi politik dalam negeri memanas pasca perang.

Dalam pertemuan itu, Karekin II menyatakan mendukung Vazgen Manukyan, perdana menteri pertama Armenia, sebagai kandidat untuk memimpin pemerintah Armenia sesuai 'kesepakatan nasional' yang diusulkan parlemen, seperti dikutip dari Radio of Armenia.


17 partai oposisi menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Nikol Pashinyan karena dianggap gagal membawa Armenia dalam perdamaian. Aksi protes juga memenuhi jalan-jalan Kota Yeveran pasca penandatanganan kesepakatan genjatan senjata pada 10 November lalu. Serentak massa mendukung opisisi agar Pashinyan segera mundur.

Yang Mulia Karekin II termasuk yang mendukung mundurnya Pashinyan. Pada pidatonya pekan lalu, ia mendesak agar Pashinyan segera mengundurkan diri untuk kebaikan bersama.

Menurutnya, langkah mundur akan mencegah pergolakan yang lebih dalam lagi terhadap kehidupan publik serta kemungkinan bentrokan.

Karekin II juga menambahkan bahwa para Katolik di penjuru Armenia mengharapkan segera terselenggaranya pemilihan umum parlemen yang dipercepat untuk mendapatkan pemerintah baru sesuai keinginan nasional. Itu adalah prioritas saat ini, menurutnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya