Berita

Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua dari kapal selam Rusia/Net

Dunia

Unjuk Gigi Jelang Berakhirnya New START, Rusia Uji Peluncuran Rudal Balistik Antarbenua Dari Bawah Laut

MINGGU, 13 DESEMBER 2020 | 12:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia menggelar uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) di Laut Okhotsk pada Sabtu (12/12).

Kapal selam Vladimir Monomakh dari Armada Pasifik meluncurkan empat rudal Bulava secara berurutan dari bawah laut, seperti dilaporkan Associated Press.

Kementerian Pertahanan mengatakan, hulu ledak tiruan mereka berhasil mengenai sasaran yang telah ditargetkan di tempat latihan tembak di Chiza, Arkhangelsk, yang terletak 3.400 mil jauhnya.


Latihan uji coba pada akhir pekan itu merupakan bagian dari empat hari latihan militer yang menggunakan kekuatan nuklir.

Pada Rabu (9/12), Rusia melakukan latihan peluncuran ICBM dari Laut Barents. Peluncuran dilakukan berbasis darat dari fasilitas Plesetsk dengan target Tu-160 dan Tu-95.

Rangkaian uji coba peluncuran rudal dilakukan Rusia hanya kurang dari dua bulan sebelum perjanjian kontrol senjata dengan Amerika Serikat (AS), New START berakhir pada Februari.

Baik Washington maupun Moskow telah menyatakan niat untuk memperpanjang perjanjian tersebut, tetapi belum bisa mengatasi perbedaan di antara kedua belah pihak.

New START ditandatangani oleh Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada 2010. Isi perjanjian itu membatasi masing-masing negara untuk tidak mengerahkan lebih dari 1.550 hulu ledak nuklir dan 700 rudal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya