Berita

Pendukung Donald Trump menggelar aksi unjuk rasa di Washington pada Sabtu, 12 Desember 2020/Net

Dunia

Ribuan Pendukung Trump Penuhi Jalan-jalan Washington DC, Kembali Persoalkan Hasil Pilpres

MINGGU, 13 DESEMBER 2020 | 09:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jalan-jalan di Washington berubah menjadi lautan topi merah 'Make America Great Again' dengan spanduk 'Trump for 2020', serta Bendera Amerika Serikat (AS).

Mereka adalah ribuan pendukung Presiden Donald Trump yang melakukan aksi unjuk rasa untuk menyuarakan klaim adanya kecurangan pemilu.

Aksi unjuk rasa berpusat di sekitar Freedom Plaza, beberapa blok dari Gedung Putih pada Sabtu (12/12). Mereka menuntut kemenangan Trump dalam pemilihan 3 November 2020.


"Kami tidak akan menyerah," kata seorang pengunjuk rasa bernama Luke Wilson yang datang dari negara bagian Idaho, seperti dimuat AFP.

"Saya yakin ada ketidakadilan besar yang dilakukan terhadap rakyat Amerika," ujar pengunjuk rasa lain, Dell Quick sembari menyebut Joe Biden tidak mungkin terpilih.

Aksi unjuk rasa sendiri tidak terhindarkan dari bentrokan yang terjadi antara kelompok demonstran yang berseberangan.

Beberapa polisi dengan perlengkapan anti huru hara kemudian diterjunkan. Sebanyak enam pengunjuk rasa ditangkap dalam insiden tersebut.

Di tengah aksi unjuk rasa, helikopter Trump lepas landas di halaman Gedung Putih, melewati kerumunan massa yang menyanyikan lagu kebangsaan AS.

"Wow! Ribuan orang berada di Washington untuk 'Stop the Steal'. Tidak tahu tentang ini, tapi aku akan melihat mereka!" cuit Trump di Twitter-nya.

Setiap negara bagian telah mensertifikasi kemenangan Biden, memberikan Demokrat 306 suara di Electoral College, sementara Trump memiliki 232.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya