Berita

Mantan KSAU Marsekal (Purn) Chappy Hakim/Net

Publika

Catatan Akhir Tahun Dunia Penerbangan

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 18:21 WIB | OLEH: CHAPPY HAKIM

PANDEMI Covid-19 telah mengubah wajah dunia dengan sekian banyak korban yang berjatuhan di seluruh permukaan bumi ini.   Catatan terakhir sampai dengan minggu pertama bulan Desember 2020 merujuk pada  data Worldometers, total kasus pandemi Covid-19 di seluruh dunia  mencapai 67.359.840.

Tercatat 1.541.165 orang telah meninggal dunia, sementara 46.558.706 orang berhasil selamat dan  sembuh dari penyakit yang mematikan itu.

Industri penerbangan adalah sektor yang paling menderita sebagai korban pandemi Covid-19. Puluhan maskapai penerbangan telah bangkrut dan ribuan orang telah dan tengah menjalani proses PHK, pemutusan hubungan kerja. Kondisi terburuk yang pernah dialami dunia penerbangan global sepanjang sejarah.


ICAO (International Civil Aviation Organization) menyebutkan bahwa bagi maskapai penerbangan, pendapatan kilometer terbang per penumpang (RPKs) di seluruh dunia turun 94% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Khusus untuk penerbangan internasional, RPK  turun drastis hingga 98%, karena berhentinya arus penumpang pada jalur antar bangsa sebagai akibat lockdown banyak negara untuk mengamankan negerinya masing-masing.

Akhir tahun 2020 telah menjadi sangat berbeda dengan era akhir tahun pada tahun-tahun sebelumnya di mana penerbangan internasional tampak lesu. Musim libur akhir tahun yang biasanya selalu ramai seakan lenyap dari hiruk pikuknya bandara di saentero jagad.

Pertanyaan yang mengemuka adalah apakah cukup aman untuk bepergian menggunakan pesawat terbang sekarang ini, di tengah melandanya pandemi Covid-19.

Sementara itu, pada minggu-minggu terakhir beberapa negara terutama jaring perhubungan domestiknya telah mulai merangkak naik, namun masih jauh dari angka yang tercatat di tahun 2019.

Walau telah memunculkan banyak prosedur tambahan sebagai akibat dari diberlakukannya protokol kesehatan oleh WHO, kelihatannya arus penumpang pesawat terbang telah berangsur- angsur menunjukkan trend yang membaik.

Dalam merespon hal ini, ICAO mempublikasikan beberapa pedoman yang harus dipatuhi setiap negara penyelenggara angkutan udara agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah semaksimal mungkin.

Beberapa diantaranya adalah, pada kawasan klaim bagasi di bandara yang rentan terhadap tingginya pergerakan penumpang dan kontak fisik dengan kereta bagasi, bagasi, dan gerakan penumpang ke kamar kecil serta  fasilitas lainnya harus menjadi fokus perhatian utama. Tindakan desinfeksi dan peningkatan frekuensi pembersihan harus diterapkan.

Pedoman pengoperasian gedung terminal perlu memperhatikan semua aspek operasional, termasuk siapa saja  yang memiliki akses masuk ke dalam terminal.

Demikian pula  terhadap kegiatan pemeliharaan kebersihan dan prosedur desinfeksi yang ada di dalam gedung terminal, serta langkah-langkah kewaspadaan kesehatan seperti penyediaan pertolongan pertama, petunjuk dan prosedur protokol kesehatan untuk penumpang, staf bandara dan maskapai penerbangan.

Ditekankan pula dalam hal penggunaan larutan Isopropil Alkohol (IPA) 70% sebagai disinfektan untuk lingkungan di dalam dan permukaan kabin harus diberikan perhatian khusus untuk benar-benar di lakukan dengan pengawasan yang ketat.

Inspeksi secara terus menerus terhadap peralatan secara berkala untuk mendeteksi dampak atau kerusakan jangka panjang karena efek samping dari penggunaan jenis disinfektan tertentu.

Seluruh awak pesawat yang bertugas harus memantau diri mereka sendiri untuk mendeteksi demam, batuk, sesak napas, atau gejala Covid-19 lainnya sesuai dengan pedoman yang baku.

WHO telah menentukan untuk standar demam adalah 38 derajat C atau lebih tinggi. Para awak pesawat harus mengukur suhu tubuh mereka setidaknya dua kali sehari selama masa tugas dan kapan pun mereka merasa tidak enak badan.

Awak pesawat harus tinggal di rumah atau di kamar hotel mereka, memberi tahu kondisi kesehatan  mereka, dan harus segera melapor untuk tidak bekerja jika mereka mengalami demam, sesak napas, atau gejala Covid-19 lainnya. Mereka tidak boleh kembali bekerja sampai diizinkan oleh petugas kesehatan yang berwenang.

Area check-in umum bandara biasanya merupakan kawasan dengan lalu lintas penumpang yang tinggi. Untuk membatasi antrian dan keramaian, penumpang dianjurkan untuk dapat diatur agar bisa menyelesaikan proses check-in sebelum tiba di bandara (yaitu penumpang harus siap menggunakan fasilitas on-line misalnya).

Opsi swalayan harus disediakan dan digunakan sebanyak mungkin di area pemberangkatan untuk membatasi kontak yang mungkin terjadi antar penumpang.

Untuk seluruh petugas di bandara, jaga jarak fisik harus tetap selalu dipatuhi setiap saat agar keselamatan sepanjang jam operasional tidak terganggu atau APD (Alat Pelindung Diri) yang sesuai harus senantiasa dipakai.

Pembersih tangan berbahan dasar alkohol harus ditempatkan saat masuk ke area umum.  Pembersihan dan desinfeksi secara teratur (misalnya pegangan tangan, perangkat seluler, dan lain lain) harus dilakukan secara berkala. Rotasi personel yang bekerja di lapangan harus selalu mempertimbangkan kebutuhan tugas dan ditujukan juga untuk menghindari infeksi lintas tim dalam proses pergantian jam kerja.

Kesemua itu berlandas kepada langkah kehati-hatian agar pandemi Covid-19 dapat segera diatasi secara bertahap, agar kesehatan para pengguna jasa angkutan udara dan para petugas di bandara dapat terjamin.

Demikianlah maka pemandangan dari wajah bandara serta lingkungan kegiatan penerbangan telah berubah drastis di akhir tahun 2020 ini sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

Semoga saja badai Covid-19 dapat segera berlalu. Amin.

Selamat berakhir tahun 2020.

Penulis adalah mantan KSAU, Pendiri Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI)

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya