Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ditemukan Reaksi Seperti Sindrom Guillain-Barre Pada Sukarelawan, Peru Hentikan Sementara Uji Klinis Vaksin Sinopharm China

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 16:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Peru menangguhkan uji klinis vaksin Covid-19 buatan raksasa farmasi China Sinopharm setelah mendeteksi masalah neurologis yang dialami salah satu relawan.

Media lokal melaporkan, Institut Kesehatan Nasional mengatakan pada hari Jumat (11/12) bahwa mereka telah memutuskan untuk menghentikan uji coba setelah seorang sukarelawan mengalami kesulitan menggerakkan lengan mereka.

“Beberapa hari yang lalu kami memberi isyarat, karena kami diminta, kepada otoritas regulasi bahwa salah satu peserta kami (dalam uji coba) menunjukkan gejala neurologis yang mirip dengan kondisi yang disebut sindrom Guillain-Barre,” kata kepala peneliti German Malaga, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (12/12).


Sindrom Guillain-Barre adalah kelainan langka dan tidak menular yang memengaruhi pergerakan lengan dan kaki.

Uji klinis Peru untuk vaksin Sinopharm akan selesai minggu ini, setelah menguji sekitar 12 ribu orang. Jika berhasil, pemerintah Peru diharapkan membeli hingga 20 juta dosis untuk menyuntikkan dua pertiga dari populasinya.

60 ribu orang di seluruh dunia telah menggunakan vaksin Sinopharm, termasuk sukarelawan di Argentina, Rusia dan Arab Saudi.

Peru memiliki salah satu tingkat kematian per kapita tertinggi di dunia akibat virus, yang hingga Jumat (11/12) telah menyebabkan 36.499 kematian dan 979.111 infeksi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya