Berita

Ketua Umum FSB, Hery Haryanto Azumi/RMOL

Politik

Cegah Perpecahan Nasional, FSB: Presiden Jokowi Harus Serukan Masyarakat Untuk Menahan Diri

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 09:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons potensi perpecahan nasional akibat simpang siur informasi terkait kematian 6 laskar Front Pembela Islam (FPI), Forum Satu Bangsa (FSB) mengajak seluruh elemen bangsa  memperkuat konsensus nasional sebagai dasar menghadapi turbulensi dan disrupsi global.

Ketua Umum FSB, Hery Haryanto Azumi mengungkapkan kerpihatinannya atas insiden kematian 6 laskar FPI.

Hery berpendapat insiden kematian pengawal Habib Rizieq itu tidak akan terjadi jika dialog (tabayyun) dan kepatuhan terhadap hukum dilakukan sejak awal


"Buntunya komunikasi antara para pihak di Republik ini mengakibatkan risiko benturan yang berujung kepada kekerasan fisik semakin semakin tinggi," demikian kata Hery, Jakarta (12/12).

Hery mengamati saat ini masyarakat terbelah antara mendukung Polisi yang menjalankan tugasnya dan masyarakat yang membela Laskar FPI yang gugur saat mengawal pemimpin yang sangat dihormati di kalangan FPI.  

Dalam pandangan mantan Ketum PB PMII ini, tragedi ini tidak boleh dijadikan dasar atau pembenaran untuk melakukan pembalasan kekerasan karena dapat membawa Negara ke tabir perpecahan yang sangat membahayakan.

Hery meminta kepada Presiden Joko Widodo segera menyerukan semua pihak untuk menahan diri. Tujuannya mencegah terjadinya spiral kekerasan.

"Meminta kepada Presiden agar menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri agar tidak terjadi spiral kekerasan (spiral of violence) yang sangat merugikan Bangsa dan Negara," tandas Hery.

Hery mengaku khawatir jika gejolak ini dibiarkan, energi bangsa habis hanya untuk menangangi kekerasan satu dan kekerasan lainnya.

"Presiden harus memimpin rakyat Indonesia menuju Indonesia Emas bersama-sama, jangan ada yang ditinggalkan," pungkasnya.

Enam laskar FPI meninggal karena tertembak oleh polisi di tol Jakarta Cikampek tepatnya di KM 50.

Kapolda Metro Jaya mengatakan aparat terpaksa melakukan penembakan karena 6 laskar FPI menyerang.

Versi berbeda disampaikan FPI, mereka mengaku bahwa 6 laskar yang meninggal pada (7/12) lalu telah diculik oleh orang tak dikenal.

Pihak FPI menegaskan bahwa tudingan polisi yang mengatakan laskarnya membawa senajata tajam dan senjata api merupakan fitnah dan kebohingan luar biasa.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya