Berita

Excavator tempat menyimpan ekstasi/Net

Dunia

Polisi Australia Temukan 450 Kilogram Ekstasi Bernilai Lebih Dari Rp 840 M Yang Disembunyikan Dalam Excavator

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 16:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Australia berhasil menemukan hampir setengah ton obat terlarang MDMA yang disembunyikan di dalam sebuah excavator yang diimpor dari Inggris.

Penemuan itu berkat sebuah penyelidikan diluncurkan pada Maret lalu setelah Pasukan Perbatasan Australia mendeteksi pengiriman mencurigakan dari Southampton ke Brisbane. Hasilnya mereka menemukan 226 kantong plastik berisi MDMA, yang biasa dikenal sebagai ekstasi atau molly, seberat 448 kilogram.

Polisi Federal Australia (AFP) memperkirakan nilai dari penemuan itu mencapai 79 juta dolar Australia atau sekitar 841 miliar rupiah lebih.


“Kelompok tersebut mengira bahwa menyembunyikan obat-obatan di dalam mesin dan mengirimkannya ke rumah lelang yang sah bisa menghindari deteksi Australia, dan mereka sangat salah dengan asumsi itu,” kata Asisten Komisaris AFP Justine Gough, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/12).

Lima pria telah ditangkap di Sydney dan London sebagai hasil penyelidikan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya