Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Dengan Izin Trump, AS Akan Sanksi Turki Atas Pembelian S-400 Dari Rusia

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 11:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah mempersiapkan sanksi untuk Turki atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia pada tahun lalu.

Menurut keterangan lima orang sumber, termasuk tiga pejabat AS, pada Kamis (10/12), sanksi itu akan menargetkan industri pertahanan Turki yang dikepalai oleh Ismail Demir.

Dua sumber menyebut Presiden Donald Trump telah memberikan lampu hijau bagi para pembantunya untuk menerapkan sanksi tersebut.


Dilaporkan Reuters, Lira Turki langsung melemah 1,4 persen setelah laporan tersebut muncul.

Seorang pejabat senior Turki mengatakan, sanksi akan menjadi bumerang bagi Washington dan merusak hubungan kedua anggota NATO itu.

"Sanksi tidak akan membuahkan hasil tetapi menjadi kontraproduktif. Mereka akan merusak hubungan," ujar pejabat tersebut.

"Turki mendukung penyelesaian masalah ini dengan diplomasi dan negosiasi. Kami tidak akan menerima pemaksaan sepihak," lanjutnya.

Sanksi yang diberikan AS juga tampaknya menjadi peringatan bagi negara lain yang berniat untuk membeli peralatan militer Rusia.

Pada Juli 2019, pemerintahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima pengiriman S-400 meski telah mendapatkan peringatan dari AS. Washington sendiri telah mengumumkan akan menghapus Turki dari program jet tempur F-35 atas keputusannya itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya