Berita

Habib Rizieq Shihab meminta pendukungnya bersikap elegan dalam kasus kematian 6 laskar FPI/Net

Politik

Soal Kematian 6 Laskar FPI, Habib Rizieq Shihab: Kita Hadapi Dengan Elegan

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus kematian 6 anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) hendaknya disikapi dengan bijak oleh masyarakat, khususnya umat Islam. Masyarakat diminta untuk tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.

Hal ini disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) lewat video yang disiarkan Channel YouTube Front TV. HRS juga meminta Presiden Joko Widodo dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) turun tangan mengungkap kasus ini.

"Saya minta seluruh elemen dari Presiden, DPR, semua untuk bersama-sama mengungkap fakta yang sebenarnya. Apa yang terjadi di balik semua ini," kata Habib Rizieq seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (10/12).


HRS mengaku dirinya tidak menyangka bakal diikuti oleh polisi. Kata dia, rombongan hanya tahu bahwa sedang dikejar oleh orang tak dikenal.

"Pada saat kejadian tidak ada satu pun di antara kami, baik saya dan keluarga maupun seluruh laskar pengawal, yang mengira kalau yang melakukan pengejaran, mepet, mengganggu adalah dari kepolisian. Sama sekali kami tidak menduga, tidak pernah mengira," tutur dia.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, ia meminta masyarakat dan pendukungnya tetap bisa menahan diri. HRS menegaskan, FPI bakal menempuh jalur hukum sebagai upaya mencari keadilan.

"Saya minta kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia menahan diri. Sabar. Kita hadapi dengan elegan, kita tempuh prosedur hukum yang ada," pungkas Habib Rizieq.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya