Berita

ICC Prancis/Net

Dunia

Delegasi Pengadilan Kriminal Internasional Akan Kunjungi Libya Untuk Selidiki Kejahatan Perang

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Delegasi Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) akan mengunjungi Libya untuk menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan yang setia kepada panglima perang Libya Khalifa Haftar, termasuk penemuan kuburan massal di Tarhuna dan penanaman ranjau jebakan oleh milisi Haftar.

Jika tak ada halangan, kunjungan yang sudah direncanakan sejak Juli itu akan berlangsung besok, Jumat (11/12) waktu setempat.

"ICC akan berkoordinasi dengan Kantor Kejaksaan Tripoli untuk menyelidiki pihak-pihak yang terlibat dalam kejahatan perang," kata kantor media Operasi Burkan Al-Ghadab (Volcano of Rage) dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (10/12).


Libya telah dilanda perang saudara sejak penggulingan almarhum penguasa Muammar Gaddafi pada 2011.

Tripoli telah memerangi milisi Haftar sejak April 2019 dalam konflik yang telah merenggut ribuan nyawa.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketika milisi Haftar dipaksa mundur oleh pemerintah yang sah dengan bantuan keamanan Turki, banyak kuburan massal ditemukan di daerah yang dikendalikan milisi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya