Berita

Pertemuan pejabat tinggi dunia untuk mengenang kematian ilmuwan Mohsen Fakhrizadeh, Selasa 8 Desember 2020/Net.

Dunia

Pejabat Tinggi Dunia Berkumpul Tandatangani Nota Peringatan Mengenang Ilmuwan Fakhrizadeh

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pejabat tinggi dunia berkumpul dalam sebuah peringatan kecil di Teheran, Selasa (8/12) untuk mengenang Mohsen Fakhrizadeh, ilmuwan nuklir Iran yang tewas ditembak.
Semua pejabat mengecam keras aksi pembunuhan itu.

Duta besar, pejabat, dan tokoh militer Irak, Libya, Venezuela, Tajikistan, Kyrgyzstan, Palestina, Pakistan, Suriah, Turki, Pakistan, Afghanistan, Nikaragua, Afrika Selatan, Oman, Yaman, ECO, Azerbaijan, Serbia, Meksiko, dan Korea Utara, menyatakan belasungkawa mereka kepada bangsa Iran.

Mereka yang hadir juga menandatangani Nota Peringatan untuk mengenang Mohsen Fakhrizadeh di hadapan Menteri Pertahanan Amir Hatami, seperti dikutip dari IRNA, Selasa (8/12).

Mereka yang hadir juga menandatangani Nota Peringatan untuk mengenang Mohsen Fakhrizadeh di hadapan Menteri Pertahanan Amir Hatami, seperti dikutip dari IRNA, Selasa (8/12).
Ipacara penandatanganan Nota Peringatan Mohsen Fakhrizadeh itu juga menandai bahwa banyak yang merasa kehilangan dan mengecam aksi tersebut, untuk kemudian agar tidak terulang lagi.

Dalam acara itu terlihat sosok Menlu Suriah Faisal Mekdad yang juga memiliki agenda pertemuan untuk melakukan pembicaraan dengan Hatami.

Fakhrizadeh, yang mengepalai Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan Kementerian Pertahanan Iran (SPND), menjadi sasaran pembunuhan pada 27 November dalam serangan tembakan di Kota Absard di Kabupaten Damavand, provinsi Teheran.

Iran menduga Israel berada di balik penyerangan itu.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya