Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas/Net

Politik

MUI Berharap Jokowi Aktifkan Lagi Dewan Kerukunan Nasional

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 19:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran Dewan Kerukunan Nasional (DKN) yang pernah digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode pertama perlu diaktifkan kembali. Dengan adanya DKN, maka insiden bentrokan antara aparat dan pengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tidak akan terulang.

Begitu pesan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/12).

"Menurut saya, gagasan Presiden Jokowi tentang DKN yang sudah pernah beliau gagas dalam periode pertama kepemimpinan saya sangat bagus dan sangat tepat sekali untuk diaktifkan kembali," ujarnya.


Dewan Kerukunan Nasional (DKN), kata Anwar Abbas bisa menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan pandangan tentang suatu masalah yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga pihak-pihak yang bermasalah bisa menemukan solusi yang tepat dan terbaik.

"Sehingga negeri ini aman tentram dan damai, kita dapat mengatasi semua  masalah yang kita hadapi secara bersama-sama,” katanya.

Anwar Abbas mengingatkan bahwa Indonesia saat ini sedang menghadapi masalah kesehatan dan ekonomi yang berat akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, pertikaian harus dihindari dan semua elemen harus bersatu-padu agar bisa menghadapi pandemi dengan selamat.

“Untuk mengatasinya jelas-jelas sangat diperlukan persatuan dan kesatuan yang kuat dari kita semua sebagai  warga bangsa," demikian Anwar Abbas. 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya