Berita

Rachmawati Soekarnoputri/RMOL

Dunia

Sampaikan Duka Mendalam Untuk Kepergian Dr. Mohsen Fakhrizadeh, Rachmawati Akan Kunjungi Kedubes Iran

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 10:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembunuhan ilmuwan terkemuka Iran, Dr. Mohsen Fakhrizadeh, mengejutkan dunia.

Dr. Fakhrizadeh bukan ilmuwan biasa. Ia memiliki latar belakang militer. Pangkat terakhirnya di Korps Garda Revolusi adalah brigardir jenderal.

Pria kelahiran Qom tahun 1958 itu merupakan salah seorang negosiator program nuklir Iran pada Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang ditandatangani Iran bersama lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan Jerman.


Ia memimpin Organisasi Inovasi Pertahanan dan Penelitian (ODIR) dan Green Salt Project yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan nuklir Iran.   

Dr. Fakhrizadeh  tewas dalam sebuah serangan hari Jumat dua pekan lalu (27/11) di Absard, Damavand. Awalnya disebutkan ia tewas oleh tembakan para penyerang yang terorganisir dengan rapi. Investigasi terakhir memperlihatkan serangan diatur lewat satelit. Israel diduga kuat berada di balik pembantaian ini.

Siang ini (Senin, 7/12) tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri dijadwalkan mendatangi Kedubes Iran untuk mengisi buku dukacita atas kematian Dr. Fakhrizadeh.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Rachma akan tiba di Kedutaan Iran yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto No. 110, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 14.00 WIB, Senin (7/12).

Kedutaan Iran juga membuka diri bagi anggota masyarakat yang ingin menyampaikan ucapan belasungkawa. Open a Condolence Book akan digelar selama dua hari, pada Senin dan Selasa (8/12), dari pukul 14.00 sampai 16.00 WIB.

Mengingat kondisi pandemi Covid-19, Kedutaan Iran juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan ucapan belasungkawa melalui email ke alamat iranembassy.jakarta@gmail.com.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya